Mengidentifikasi Unsur Kebahasaan Teks Ulasan "Sang Pemimpi"

Tugas 3 Mengidentifikasi Unsur Kebahasaan  Teks Ulasan - Perlu kamu ketahui bahwa teks ulasan mempunyai ciri-ciri kebahasaan yang khas. Ciri-ciri kebahasaan itu, antara lain, menggunakan kata sifat sikap, metafora, merujuk pada partisipan tertentu, dan kalimat-kalimatnya cenderung panjang (menggunakan kalimat kompleks).

a) Kata Sifat Sikap dalam Teks Ulasan Sang Pemimpi

Untuk memahami unsur kebahasaan “kata sifat sikap” yang ada di dalam teks tersebut, kamu klasifikasi kata-kata itu, kemudian cari maknanya di dalam kamus. Kamu bisa memanfaatkan Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Kata Sifat Sikap
Makna
Lembut
Lunak dan halus (tidak keras); lemas (tidak kaku); lemah (mudah dilentuk):
Nakal
Suka berbuat kurang baik (tidak menurut, mengganggu, dsb, terutama bagi anak-anak):
Antagonis
Orang yg suka menentang (melawan dsb)
Eksotis
Memiliki daya tarik khas karen belum banyak dikenal umum
Pemimpi
Orang yang suka bermimpi meskipun tidak tidur
Cantik
Indah dalam bentuk dan buatannya:
Benci
Sangat tidak suka
Bahagia
Keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dara segala yang menyusahkan)
Cerdas
Sempurna perkembangan akal budinya (untuk berpikir, mengerti, dsb); tajam pikiran:
Miskin
Tidak berharta; serba kekurangan (berpenghasilan sangat rendah)

Kamu cari kata sifat sikap yang ada di dalam teks ulasan Sang Pemimpi,  kemudian kamu cari maknanya di dalam kamus.

b) Kata Benda dan Kata Kerja dalam Teks Ulasan Sang Pemimpi

Di samping kata sifat sikap, di dalam teks ulasan itu juga ada kata benda (nomina) dan kata kerja (verba).

Kata benda adalah kata yang mengacu pada manusia, binatang, benda, dan konsep atau pengertian. Dengan demikian, kata seperti guru, kucing, meja, dan kebangsaan adalah kata benda. Ciri yang lain adalah kata benda tidak dapat diingkarkan dengan kata tidak. Kata guru, kucing, meja, dan kebangsaan, tidak bisa dikatakan dengan tidak guru, tidak kucing, tidak meja, dan tidak kebangsaan.


Kata Benda
Makna
Novel
Karangan prosa yang lumayan panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dng menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku;
Kemiskinan
Hal miskin; keadaan yang miskin
Sekolah
Bangunan atau lembaga yang digunakan untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran;
Tokoh
Rupa (wujud atau keadaan); macam dan jenis
Kepala Sekolah
Orang (guru) yang memimpin di sekolah; kepala guru;
Guru
Orang yang pekerjaannya mengajar
Kisah
Cerita tentang kejadian dalam kehidupan seseorang; kejadian (riwayat dan sebagainya);
Buku
Lembar kertas yang berjilid, kitab; berisi tulisan atau kosong; 
Mozaik
Seni dekorasi dengan kepingan bahan keras berwarna yang disusun dan ditempelkan dengan perekat;
Kebahagiaan
Perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yang menyusahkan)

Untuk melatih pemahamanmu tentang kata benda, kamu cari kata benda dalam teks ulasan “Sang Pemimpi”. Kemudian, cari makna kata tersebut di dalam kamus. Setelah itu, buatlah kalimat dengan menggunakan kata-kata itu, tetapi kalimat yang tidak ada di dalam teks ulasan Sang Pemimpi.

Sementara itu, kata kerja adalah kata yang mengandung makna perbuatan (aksi), proses, atau keadaan yang bukan sifat. Pada umumnya kata kerja tidak dapat bergabung dengan kata-kata yang menyatakan kesangatan. Dengan demikian, tidak ada kata sangat pergi, agak belajar.

Kata Kerja
Makna
Bermimpi
Melihat sesuatu dalam mimpi
Melanjutkan
Meneruskan (tentang perundingan, perkataan, cerita, dan sebagainya); menyambung
Menjelajah
Bepergian ke mana-mana untuk menyelidiki
Menceritakan
Menuturkan (kepada) cerita 
Memberikan
Menyerahkan sesuatu kepada
Membuat
Menciptakan (menjadikan)
Menyebutkan
Mengucapkan nama (benda, orang, dan sebagainya);
Mengesampingkan
Mengabaikan; meremehkan; menyepelekan; tidak menghiraukan:
Mengajarkan
Memberikan pelajaran (kepada)
Mengolah
Cara (melakukan sesuatu);

Selanjutnya, kamu cari kata kerja dalam teks ulasan itu, lalu cari makna kata tersebut. Untuk melatih kemahiranmu dalam membuat kalimat, buatlah kalimat dengan menggunakan kata-kata itu, tetapi kalimat yang tidak ada dalam teks ulasan Sang Pemimpi.

c) Metafora dalam Teks Sang Pemimpi

Salah satu ciri teks ulasan adalah adanya kata metafora dalam teks tersebut. Metafora adalah pemakaian kata atau kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya, melainkan sebagai lukisan yang berdasarkan persamaan atau perbandingan, misalnya, tulang punggung dalam kalimat pemuda adalah tulang punggung negara. Untuk itu , kamu cari metafora beserta maknanya yang ada di dalam teks ulasan Sang Pemimpi.

Metafora
Makna
cermin guru teladan
Contoh guru yang teladan 
memberikan mimpi-mimpi
Memberikan suatu harapan yang indah
hubungan darah
Ada hubungan dengan keluarga
hati yang lembut
Baik hati
mengiriskan hati
Membuat hati jadi sakit
menyihir pembaca
Membuat pembaca ikut merasakan yang terjadi dalam novel
mendahului nasib
Menentukan sesuatu yang belum pernah terjadi
bahasa yang cantik
Bahasa yang indah
altar suci almamater
Tempat untuk menempuh pendidikan
berliannya budaya 
Inti dalam keindahan budaya

Selanjutnya, kamu cari lagi metafora yang ada di dalam teks ulasan Sang Pemimpi beserta maknanya.

d) Kalimat dalam Teks Sang Pemimpi

Di dalam teks ulasan ditandai dengan adanya kalimat kompleks (kalimat majemuk), baik kalimat majemuk setara maupun kalimat majemuk bertingkat. Contoh kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat dalam teks ulasan Sang Pemimpi adalah sebagai berikut.

1) Kalimat Majemuk Setara

  • Ia juga memiliki hati yang lembut, suka menolong tanpa banyak bicara, sering memberi kejutan, idenya selalu nyeleneh.
  • Dia memiliki otak yang cerdas dan selalu ingin tahu.
  • Dia ditertawakan oleh abang-abangnya, tetapi Arai tetap membelanya.

2) Kalimat Majemuk Bertingkat

  • Pada bab pertama buku ini, Andrea menceritakan bahwa dirinya (dalam novel ini digambarkan sebagai Ikal) dan kedua temannya, Arai dan Jimbron adalah tiga remaja yang nakal.
  • Di sanalah orang belajar science, sastra, dan seni hingga mengubah peradaban.
  • Novel yang disajikan dengan bahasa yang cantik ini mampu menyihir pembaca sehingga pembaca bisa ikut merasakan kebahagiaan, semangat keputusasaan, dan kesedihan.

Kata Rujukan. 

Perlu kamu ketahui bahwa teks ulasan ditandai dengan adanya kata rujukan yang merujuk pada partisipan tertentu. Hal itu dapat kamu simak dalam contoh berikut.
  1. Pada bab pertama buku ini, Andrea menceritakan bahwa dirinya dan kedua temannya, Arai dan Jimbron adalah tiga remaja yang nakal. Mereka sangat dibenci oleh Pak Mustar, tokoh antagonis dalam buku ini. Dia seorang Wakil Kepala SMA Bukan Main itu.
  2. Namun, berbeda dengan sang Kepala Sekolah yang bernama Pak Balia. Ia adalah cermin guru teladan. Pak Belialah yang telah memberikan mimpimimpi kepada murid-muridnya terutama kepada Ikal, Arai, dan Jimbron.


Google Ads

KerjaLebah

Tempat berbagi ilmu pelajaran

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top